Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG(K), ketua IHWG

Jakarta – Masih dalam rangkaian program IHWG Week 2017 yang digelar di gedung Imeri lantai 3 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jakarta, Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG(K), MPH membuka program Master Class pada Selasa (7/11). Program tersebut merupakan rangkaian dari acara IHWG Week yang berangsur Selama 3 hari sejak Senin, 6 hingga 8 November 2017).

Dalam pembukaan, dr. Budi Wikeko menyampaikan betapa pentingnya topik hidrasi dalam program Master Class. Dan untuk mengetahui fungsi air bagi tubuh, efek jangka pendek dan jangka panjang jika tidak cukup minum, bagaimana cara mengukur hidrasi yang cukup (dengan stiker warna urine), dan fakta ilmiah akan kebiasaan minum di Indonesia.

“Khusus Master Class, berisikan materi tentang konsep dasar hidrasi, metabolisme air, dan juga bagaimana hubungan hidrasi dengan kesehatan ginjal. Jadi ini penting sekali bagi teman-teman yang mengikuti Master Class ini untuk bisa memahami konsep dasar hal-hal yang nomal maupun bagaimana terjadinya proses penyakit karena kekurangan cairan. Misalkan pada penyakit gagal ginjal kronis, penyakit umum yang menjadi beban pembiayaan bagi pemerintah. Dan tentunya kita harapkan melalui Master Class ini menambah champion-champion atau duta-duta ambasador dibidang hidrasi yang akan bermanfaat memberikan ilmu hidrasi kepada masyarakat”, terang dr. Budi Wiweko.

Berbeda dengan program Meet The Master yang diselenggarakan di hari pertama yakni Senin (6/11). Master Class, program yang dimoderatori oleh dr. Widjaja Lukito, PhD, SpGK di hari kedua ini,  para pakar internasional yakni Proffesor Stavros Kavouras, Proffesor Ivan Tack dan Isabelle Guelinckx, PhD berkolaborasi menjadi satu kelas dalam menyampaikan materi pendekatan 360 derajat mengenai ilmu hidrasi, mencakup hydration basic, fluid intake, dan kidney health (kesehatan ginjal).

Sementara itu  salah satu peserta Master Class, dr. Dafrina dari S2 Gizi Klinik FKUI mengatakan bahwa program ini sangat menarik dan materinya mengupas lebih detail. “Master Class 2017 ICE on Imeri Pre-Conference Course sangat menarik bagi saya, hampir semua materinya itu lebih membuka inside dan membuka paradigma saya terhadap pentingnya air. Karena memang sejujurnya benar yang dikatakan proffessor Stavros bahwa air adalah macronutrian yang sering dilupakan padahal efek dalam kehidupan paling vital, dan dikatakan dr Isabelle bahwa air yang paling banyak menyusun tubuh kita, dan kebanyakan materinya ini dapat diterapkan secara klinis, jadi bukan hanya dasar teorinya saja tapi bisa diterapkan dalam praktek klinik saya selanjutnya dan harapannya ke depan semoga Master Class ini bisa secara rutin diadakan dan tetap bisa mendatangkan narasumber yang luar biasa dalam menyampaikan materinya”, ungkap dr. Dafrina disela jam makan siang.

Selain masterclass, diadakan juga paralel symposium pada Rabu 8 November 2017, dengan topik hidrasi anak, yang mencakup The Hydration Basic of Kids, Kids Fluid Intake, dan rekomendasi asupan air bagi anak Indonesia. Simposium ini menghadirkan Profesor Stavros Kavouras, Isabelle Guelinck PhD, serta Dr Titis Prawitasari, SpA(K). (Bit)